Persyaratan Untuk Menjadi Donor Darah yang Baik

persyaratan donor darah

Kegiatan yang satu ini merupakan kegiatan sosial dengan cara menyumbangkan sebagian darah yang anda miliki secara sukarela, darah yang anda berikan bisa sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan banyak darah pada saat operasi, terluka atau memiliki penyakit yang membutuhkan darah seperti, anemia, leukemia dan thalasemia, atau banyak lagi penyebab yang akan membutuhkan terhadap darah tersebut, sebagai mahluk sosial tentunya anda akan terketuk hati terhadap orang-orang yang membutuhkan hal tersebut. tetapi tidak semua orang bisa menyumbangkan darahnya begitu saja melainkan harus memenuhi persyaratan yang ditentukan sehingga ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk mendonorkan darah anda, berikut persyaratan donor darah yang harus diketahui sebagai berikut.

Persyaratan pertama yang paling mendasar untuk mengikuti kegiatan donor darah di Indonesia adalah usia atau umur, usia yang di perbolehkan mulai dari usia 17 sampai 60 tahun, bagi anda yang memiliki usia 17 tahun bisa di perbolehkan untuk mendonorkan darahnya melalui rekomendasi perizinan dari orangtuanya secara tertulis. Selain itu persyaratan selanjutnya memiliki berat badan minimal 45 kg, memiliki temperatur atau suhu badan 36,6 – 37,5 derajat celcius dan memiliki tekanan darah yang normal atau baik dengan sistole 110 – 160 mmHg, dan diastole 70 – 100 mmHg.

Selain beberapa syarat diatas masih ada persyaratan donor darah yang harus diperhatikan seperti memiliki denyut nadi yang baik yaitu sekita 50-100 kali/menit, dan memiliki hemoglobin yang baik untuk laki-laki maupun untuk para kaum wanita dengan memilki hemoglobin minimal 12,5 gram. Itu diantaranya syarat untuk menjadi pendonor darah dan masih banyak hal yang harus diperhatikan selain persyaratan tadi seperti memiliki keadaan tubuh yang benar-benar sehat, memiliki istirahat yang cukup sebelum melakukan transfusi darah dengan tidur malam yang cukup minimal 5 jam sebelumnya. Tapi semua itu harus dilengkapi dengan persyaratan medis, karena orang yang memiliki riwayat penyakit yang menular tidak bisa melakukan transfusi darah karena akan mempengaruhi terhadap kondisi kesehatan penerima atau orang yang membutuhkan. Demikian ulasan ini semoga dapat bermanfaat untuk anda yang ingin menolong saudara-saudara kita dengan menyumbangkan sebagian darah yang kita miliki.