Penyebab Jantung Koroner Dan Cara Pengobatannya

Penyakit jantung koroner disebabkan terhambatnya aliran darah ke jantung sehingga menimbulkan efek kehilangan aliran oksigen dan nutrisi ke jantung. Hal tersebut dapat menyebabkan gangguan fungsi jantung seperti hilangnya kemampuan memompa darah dan kerusakan pada sistem jantung yang mengontrol iramanya. Terjadinya penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah pada arteri koroner disebabkan oleh penumpukan zat lemak secara berlebihan di lapisan dinding nadi pembuluh koroner.

Penumpukan tersebut dipengaruhi oleh pola makan yang kurang sehat yang disertai gaya hidup kurang gerak, kecanduan rokok, hipertensi, dan kolesterol tinggi sehingga mempengaruhi pembentukan bekuan darah yang membuat aliran darah ke jantung terhambat. Gejala jantung koroner bisa meliputi jantung yang terasa nyeri di bagian tengah dada dan menjalar ke lengan kiri atau leher bahkan menembus ke punggung.

Gejala lain bisa berupa sesak nafas, pusing, mual, dan keringat dingin. Pencegahan jantung koroner dapat dilakukan dengan menghindari makanan yang mengandung lemak jenuh dan kolesterol tinggi, mengonsumsi makanan yang berserat tinggi (sayur dan buah), hindari stres, alkohol, dan berhenti merokok. Penting juga bagi Anda untuk mengendalikan tekanan darah (Hipertensi dapat memicu terjadinya penyakit jantung koroner) dan berolahraga secara teratur.

Kehidupan jantung berkaitan erat dengan keberadaan pembuluh darah. Agar jantung dapat bekerja dengan benar, dibutuhkan pembuluh darah yang elastis dan lentur agar oksigen dan nutrien-nutrien yang dibutuhkan otot jantung untuk bekerja dengan baik dapat terpenuhi. Sarang Semut kaya akan kandungan antioksidan yang dapat membantu mengatasi jantung koroner secara tidak langsung, dengan melenturkan pembuluh darah dan menyehatkan sistem peredaran darah dalam tubuh. Salah satu antioksidan yang terkandung dalam Sarang Semut, tokoferol, terbukti membantu memperbaiki sistem kerja jantung dengan mengencerkan darah dan mencegah penggumpalan darah serta menurunkan tekanan darah yang beresiko menimbulkan serangan jantung.

Flavonoid, senyawa antioksidan lain dalam Sarang Semut, juga berkhasiat mencegah terjadinya penggumpalan darah yang dapat mengakibatkan sirkulasi darah yang tidak lancar yang juga beresiko menimbulkan gangguan dan penyakit jantung. Multi-mineral yang terdapat dalam Sarang Semut juga berperan penting dalam pengobatan jantung koroner secara langsung, misalnya, magnesium, merupakan salah satu nutrien paling penting untuk kesehatan jantung. Tugas utama magnesium adalah membantu otot jantung untuk relaksasi.

Fungsi ini berlawanan dengan fungsi kalsium yang membuat jantung berkonstraksi. Kombinasi sinergis kedua senyawa ini yang dapat ditemukan dalam Sarang Semut, sangat berguna untuk mempertahankan irama jantung tetap normal dengan relaksasi dan konstraksi otot jantung. Magnesium diperlukan untuk metabolisme kalsium yang sesuai dalam tubuh. Magnesium dapat mencegah kalsium yang tidak diserap tubuh agar tidak menggumpal, menumpuk, dan menyumbat arteri sehingga meningkatkan resiko serangan jantung. Kekurangan magnesium dapat menyebabkan perubahan metabolisme yang berperan dalam terjadinya serangan jantung.

Selain itu, magnesium berperan penting dalam pengobatan jantung koroner karena efeknya yang dapat melebarkan arteri koroner, memperbaiki aliran darah ke jantung, meningkatkan kadar kolestrol baik (HDL), mengatur relaksasi dan konstraksi otot jantung, dan menstabilkan ritme jantung. Mineral lain dalam Sarang Semut, kalium juga diketahui dapat  mengatur ritme jantung. Kerja sama 2 senyawa tersebut dalam tubuh sangat membantu mengontrol irama jantung. Ya, tak hanya merawat kesehatan pembuluh darah, kandungan antioksidan yang tinggi (tokoferol dan flavonoid) dan multi-mineral yang terkandung dalam Sarang Semut juga sangat baik untuk mengatasi berbagai gangguan dan penyakit jantung termasuk jantung koroner.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *