Penyakit Diabetes

Penyakit diabetes adalah suatu kumpulan gejala yang timbul pada seseorang yang disebabkan adanya peningkatan kadar gula (glukosa) darah secara terus menerus (kronis) akibat kekurangan insulin baik kuantitatif maupun kualitatif. Pada mereka yang menderita penyakit kencing manis diabetes, penyebabnya bisa diakibatkan produksi insluin yang kurang (kuantitas) maupun produksinya cukup tetapi kualitasnya yang berkurang. Jika hal ini dialami penderita, maka badan menjadi lemas karena tidak bisa memperoleh energi, tapi kadar gula darahnya meningkat. Tubuh tidak bisa menggunakan glukosa yang ada dalam darah untuk diubah menjadi energi yang dibutuhkan.

Kelebihan glukosa bisa menyebabkan banyak masalah termasuk kekurangan cairan (dehidrasi), kejang dan kadang kala jika tidak diobati bisa menyebabkan pingsan yang disebut dengan koma diabetikum. Komplikasi jangka panjang yang bisa terjadi karena meningkarnya terus menerus kadar gula darah adalah kerusakan pembuluh darah, jantung, ginjal, saraf, dan mata. Penyakit diabetes dapat menyerang siapa saja dengan segala lapisan umur dan sosial ekonomi. Dari berbagai penelitian epidemiologis di Indonesia ditemukan prevalensi DM sebesar 1,5%-2,3% pada penduduk usia lebih dari 15 tahun.

Penyakit diabetes adalah suatu keadaan dimana terjadi kadar gula darah melebihi kadar normal, yaitu gula darah puasa >126 mg/dL. Hal ini dapat diakibatkan oleh gangguan produksi insulin dari pankreas ataupun ketidak mampuan insulin untuk bekerja secara maksimal. Insulin berfungsi untuk membawa gula darah masuk ke dalam hati, otot, dan sel lemak. Jika insulin tidak berfungsu, terjadi pemecahan gula dari hati dan otot yang menyebabkan gula darah meningkat. Gejala penting diabetes adalah polyuria (banyak kencing), polydipsia (banyak minum), polyphagia (banyak makan), namun berat badan menurun.

Banyak orang pada awalnya tidak tahu bahwa mereka menderita diabetes. Di negara maju seperti Amerika misalnya, dari sekitar 16 juta penderita diabetes, hampir 7 juta diantaranya baru mengetahui diri mereka mengidap diabetes setelah mengalami komplikasi di berbagai organ tubuh. Sedangkan di negara-negara Asia, lebih dari 50% (bahkan ada yang mencapai 85%) penderita diabetes mengalami hal yang serupa. Usia di atas 40 tahun, adanya riwayat keturunan diabetes dan badan terlalu gemuk merupakan faktor risiko utama seseorang teekan diabetes.

Pada penderita diabetes, ada gangguan keseimbangan antara transportasi glukosa ke dalam sel, glukosa yang disimpan di hati dan glukosa yang dikeluarkan dari hati. Akibatnya, kadar glukosa dalam darah meningkat. Kelebihan ini keluar melalui urine. Oleh karena itu, urine menjadi banyak dan mengandung gula. Penyebab keadaan ini hanya dua. Pertama, pankreas kita tidak mampu lagi memproduksi insulin. Kedua, sel kita tidak memberi respons pada kerja insulin sebagai kunci untuk membuka pintu sel sehingga glukosa tidak padat masuk ke dalam sel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *