Mari Mengenal Perbedaan Teh Hijau dan Teh Hitam

Minuman teh telah dikenal lama oleh manusia sejak ratusan ribu tahun yang lalu. Teh diyakini mengandung berbagai khasiat yang baik untuk kesehatan.

Saat ini dua jenis minuman teh yang paling populer di dunia adalah teh hitam dan teh hijau. Perbedaan utama dari kedua jenis teh ini terletak pada dilakukan atau tidaknya proses fermentasi saat membuatnya. Karena proses pembuatannya berbeda, maka citarasa, aroma, dan kandungan yang terdapat dalam teh hitam dan teh hijau pun tentu tidak sama. Berikut ini akan diuraikan beberapa perbedaan antara teh hitam dan teh hijau.

Baca Juga :

1. Warna

Jenis teh hitam mengalami proses oksidasi, yakni reaksi kimia yang disebabkan oleh paparan oksigen. Proses oksidasi membuat warna daun teh menjadi gelap. Sedangkan untuk teh hijau, usai dipetik dan dikeringkan daun teh akan dipanaskan melalui pengukusan. Pemanasan daun teh ini akan menghentikan proses oksidasi untuk mempertahankan warna daun teh.

2. Rasa dan Aroma

Proses oksidasi yang dilakukan pada teh hitam tak hanya mengubah warna daun teh, tetapi juga membuat rasa dan aroma teh hitam menjadi lebih pekat. Sedangkan teh hijau memiliki rasa dan aroma yang segar.

3. Kandungan Kafein

Apakah benar kafein pada teh hitam lebih banyak dibanding teh hijau? Jawabannya tidak. Baik teh hitam maupun hijau memiliki kandungan kafein yang sama. Namun, terkadang proses pengolahan dan jenis daun teh yang digunakan mempengaruhi kadar kafein dalam secangkir teh. Meskipun memiliki warna dan rasa yang berbeda, teh hitam dan teh hijau sama-sama mengandung flavonoid yang dapat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

4. Proses Pengolahan

Teh hitam merupakan teh yang diproses dari daun tanaman teh yang dipanggang atau dijemur terlebih dahulu, setelah itu baru dilakukan proses fermentasi. Sedangkan teh hijau diolah tanpa melalui proses pengeringan. Pembuatan teh hijau juga mencegah dilakukannya proses fermentasi.

5. Kadar Antioksidan

Proses fermentasi menyebabkan kandungan antioksidan pada teh hitam berkurang. Sementara proses pembuatan teh hijau yang mencegah dilakukannya proses fermentasi menyebabkan kadar antioksidan teh hijau tetap utuh dan terjaga dengan baik. Perlu diketahui, antioksidan merupakan senyawa yang sangat bagus untuk mencegah risiko penyakit jantung, kanker, parkinson, dan alzheimer.

6. Kadar Fluoride

Kadar fluoride yang berguna untuk memperkuat tulang dan gigi banyak terdapat di teh hitam. Jika dibandingkan dengan teh hitam, teh hijau mengandung fluoride dalam jumlah yang lebih sedikit.

7. Waktu Minum

Bila dilihat manfaatnya, teh hijau lebih utama apabila diminum pada malam hari untuk menciptakan perasaan yang tenang dan nyaman. Sedangkan teh hitam cocok diminum pada pagi hari untuk menambah semangat beraktivitas.

Selain tujuh perbedaan di atas, ada beberapa perbedaan antara teh hitam dan teh hijau lainnya di antaranya seperti khusus pada teh hijau, terdapat senyawa yang dapat menghambat metabolisme sel lemak sehingga membantu pembakaran lemak sementara pada teh hitam tidak ada.

Memang pemilihan teh pada akhirnya tergantung pada selera masing-masing akan citarasa teh, kebiasaan, dan tujuan meminum teh. Ada orang yang memilih teh hitam karena rasanya yang kuat, ada juga orang yang suka rasa teh hijau karena karena kemampuannya menghambat lemak, dan lain sebagainya. Maka yang penting bagi kita semua adalah meminum teh yang menyebabkan tubuh kita sehat secara berkala dan jangan berlebihan pula dalam mengonsumsinya karena tentu segala yang berlebihan dapat menimbulkan penyakit. Semoga bermanfaat!