Gejala Umum Penyakit Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner dapat disebut juga penyakit arteri koroner yang merupakan salah satu penyebab yang paling utama pada kematian di dunia sekarang ini. Maka dari itu sangatlah penting bagaimana untuk mengetahui sejak dini tentang gejala dan penyebab penyakit jantung koroner ini untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Gejala penyakit jantung koroner pada pria berbeda dengan penyakit jantung koroner pada wanita. Statistik telah memberikan gambaran bahwa penyakit jantung koroner yang paling umum terjadi pada orang tua dan pria dibandingkan wanita dengan usia yang sama.

Jantung koroner diakibatkan oleh plak di arteri yang sangat berlebihan membuat saluran arteri ini menyempit sehingga tidak mampu untuk memasok darah dan oksigen ke jantung. Akibatnya aliran darah menjadi terhambat dan orang yang menderita tersebut telah terjangkit penyakit jantung koroner. Jantung koroner juga mengakibatkan rasa nyeri pada dada dan berujung serangan jantung.

Penyakit jantung koroner pada pria berbeda dengan penyakit jantung pada wanita. Sebagai contoh seorang pria akan merasakan nyeri pada bagian dada, sedangkan pada wanita akan sering merasakan lebih cepat lelah dan lemah. Pria yang sedang berusia 40 tahun ke atas memiliki resiko lebih tinggi terkena penyakit jantung koroner dibandingkan dingan wanita. Berikut ini adalah beberapa gejala umum penyakit jantung koroner :

  • Perasaan nyeri yang terdapat pada dada seakan-akan ada sesuatu yang mengganjal di dalam dada dan meremas-remas atau disebut dengan angina.
  • Perasaan terbakar pada bagian dada
  • Sesak nafas Sesak di bagian dada
  • Perasaan mual
  • Sering pusing
  • Mati rasa pada bagian dada
  • Detak jantung tidak teratur dan sering kali cepat

Jika sesorang mengalami angina, gejala di atas akan sering muncul di saat anda melakukan aktifitas fisik seperti oalhraga. Karena tubuh pada saat itu memerlukan banyak pasokan darah dan jantungpun menuntut arteri untuk memasok lebih banyak darah,namun karena plak atau timbunan kolesterol di dalam arteri dan pembuluh darah yang menyempit maka jantung tidak dapat memompa darah dengan banyak. Jika hal tersebut tidak segera ditangani akan membuat pembekuan darah di dalam arteri sehingga menjadi serangan jantung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *