Category Archives: Penyakit

Faktor Utama Risiko Penyakit Jantung Pada Perempuan

Faktor Risiko Penyakit Jantung Pada Perempuan

Di Indonesia, penyakit jantung masih menjadi penyebab utama kematian terbesar bagi kaum pria. Tetapi, bukan berarti perempuan tidak bisa terkena penyakit ini. Ada beberapa gejala paling umum yang menandai terjadinya serangan jantung seperti rasa sesak di dada, nyeri, dan pusing. Kebiasaan buruk yang sering tidak kita sadari, terutama pola makan yang tidak sehat sangat berpengaruh pada gangguan kesehatan jantung. Ini bukan penyebab tunggal. Masalah pada jantung juga dipicu kurangnya aktivitas fisik seperti olahraga dan stres yang berkepanjangan.

Terlebih lagi pada wanita perokok, gangguan kesehatan jantung akan lebih berpotensi. Hal ini disebabkan karena ketidakstabilan hormon estrogen dalam tubuh akibat paparan zat nikotin. Padahal, estrogen merupakan horom penangkal penyakit jantung. Berikut ini adalah beberapa faktor utama risiko penyakit jantung pada perempuan antara lain sebagai berikut :

  • Berhenti menstruasi
  • Merokok
  • Riwayat keluarga penyakit jantung sebelum usia 60 tahun
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Diabetes
  • Obesitas
  • Kolesterol tinggi

Langkah awal adalah dengan melakukan deteksi dini seperti mengukur tekanan darah, mengetahui kadar gula darah dan kolesterol, serta mulai melakukan pola hidup sehat. Pola hidup sehat itu sendiri dapat dimulai dengan melakukan olahraga yang teratur yakni minimal 30 menit sebanyak 4 kali seminggu seperti jalan cepat atau jogging, berhenti merokok serta menjaga tekanan darah di bawah 120/80 mmHg, kadar kolesterol total kurang dari 175 mg/dL, kolesterol LDL kurang dari 100 mg/dL dan kadar gula darah puasa kurang dari 100 mg/dL.

Penyakit jantung pada umumnya dianggap sebagai penyakit untuk kaum pria. Namun pada kenyataannya, satu dari empat perempuan meninggal karena penyakit kardiovaskular. Jumlah ini lebih banyak dari kematian yang disebabkan oleh semua jenis penyakit kanker. Jantung merupakan organ yang fungsinya sangat vital bagi tubuh manusia. Oleh karena itu menjaga kesehatan jantung sangatlah penting demi kelangsungan hidup. Mulailah sayangi jantung anda dengan membiasakan pola hidup sehat dan kenali gejal-gejala awal penyakit jantung pada umumnya.

Gejala-Gejala Serangan Penyakit Jantung Pada Wanita

Penyakit Jantung Pada Wanita

Sebenarnya wanita lebih berisiko terkena serangan penyakit jantung dibanding pria. Namun pada kenyataanya kasus serangan jantung lebih banyak menimpa para pria. Kenali tanda dan gejalanya sebelum terlambat. Jantung merupakan salah satu organ vital yang penting untuk dijaga kesehatannya. Mereka, (wanita pada khususnya) yang mengalami atau menderita penyakit jantung, umumnya disebabkan karena kurangnya pasokan oksigen ke jantung, sehingga jantung tak berfungsi dengan baik.

Penyakit yang paling sering terjadi adalah serangan jantung. Dalam laporan Prevention, setiap tahunnya selalu ditemukan data bahwa wanita meninggal dunia karena serangan jantung. Artinya, wanita memang lebih berisiko terkena serangan jantung dibandingkan pria. Sebagai silent killer, pada dasarnya penyakit ini juga mengeluarkan sinyal-sinyal yang tanpa disadari dapat membantu Anda untuk mendeteksinya sejak dini. Selebihnya, kenali gejala-gejala serangan penyakit jantung pada wanita berikut ini.

1. Sering Kelelahan

Faktor pekerjaan atau berolahraga berat menjadi salah satu munculnya rasa lelah. Akan tetapi ketika Anda beraktivitas fisik ringan kemudian mudah lelah, hal ini patut diwaspadai. Sekitar 70 persen ini merupakan gejala awal dari penyakit jantung, akibat kurangnya oksigen menuju jantung.

2. Nyeri Ringan

Pada kondisi ini nyeri bukan hanya terjadi di bagian jantung. Rasa nyeri ini dapat terjadi di bagian lain, seperti tulang dada, punggung bagian atas, bahu, leher, dan bagian tak terduga: rahang.

3. Berkeringat tanpa Aktifitas

Tangan atau bagian tubuh berkeringat kerap dikaitkan dengan gangguan jantung. Benar saja. Ketika Anda tak melakukan kegiatan yang menguras keringat atau mendadak berkeringat, waspadalah! Ini merupakan salah satu indikasi penyakit jantung yang juga ditandai dengan wajah yang memucat.

4. Pusing dan Mual

Kondisi ini sering dirasakan pada sekitar 39 persen wanita yang mengalami gangguan pencernaan. Jika sudah parah, Anda tak hanya mengalami pusing atau sakit di bagian kepala saja, melainkan Anda dapat pingsan karena tak kuat menahan sakit.

5. Sesak Napas

Hampir 58 persen wanita mengalami ketidakmampuan mengatur pernapasan mereka. Ini dapat disebabkan karena rasa lelah yang berlebihan mengeluarkan emosi, berjalan kaki menaiki tangga, atau usai beraktivitas berat.

6. Susah Tidur atau Insomnia

Inilah yang menyebabkan meningkatnya penyakit jantung koroner pada wanita. Kondisi sulit tidur atau insomnia ini dialami oleh sekitar 48 persen wanita, dan akan berlangsung selama beberapa bulan. Tak hanya itu, kualitas tidur yang lama juga tak cukup membantu Anda untuk tidur nyenyak.

7. Rasa Cemas yang Berlebihan

Tubuh akan memberikan sinyal bahwa Anda sedang dalam kondisi cemas. Hal ini bisa saja terjadi karena faktor psikologis seseorang, seperti stres contohnya. Kondisi ini memicu serangan jantung yang mendadak.

Langkah Sederhana Cegah Flu Babi

Virus Flu Babi

Virus Flu Babi

Flu babi merupakan penyakit yang sering disepelekan pada awalnya karena gejalanya hampir mirip dengan flu biasa. Namun, penyakit ini jauh lebih berbahaya daripada flu pada umumnya dan bisa menyebabkan kematian. Selain dengan suntik vaksin, ada beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk mencegah tubuh terjangkit virus mematikan tersebut. Salah satunya adalah dengan meningkatkan sistem imun tubuh.

Sistem imun tubuh dapat meningkat dengan terpenuhinya kebutuhan tubuh akan vitamin D. Berita buruknya, tidak ada bahan makanan yang menjadi sumber vitamin D alami. Namun karena kita tinggal di Indonesia yang mendapat sinar matahari sepanjang tahun, kita bisa mendapatkan pasokan vitamin D tak terbatas hanya dengan rajin berlari atau jalan kaki setiap pagi. Vitamin D memiliki peranan penting dalam tubuh kita serta dapat mempengaruhi kinerja atau fungsi organ tubuh.

Langkah selanjutnya yang bisa anda lakukan adalah berolah raga. Anda mungkin bosan mendengar saran ini tapi olahraga memberikan manfaat yang tak terhingga untuk kesehatan tubuh kita, termasuk meningkatkan sistem imun. Yang ketiga, tidur cukup. Ini merupakan pencegahan virus flu babi yang paling menyenangkan untuk dilakukan. Tidur 8 jam sehari merupakan salah satu syarat untuk mengoptimalkan sistem imun. Keempat, rajin mencuci tangan. Ini terdengar sepele, tapi tangan kotor yang kemudian memegang hidung, mulut, dan mata merupakan faktor terbesar penularan virus flu. Jadikanlah mencuci tangan sebagai kebiasaan untuk menghindari berbagai virus penyakit.

Cara Mencegah Gejala Tipes Berkembang

Sebelum Gejala tipes menginfeksi tubuh kita, maka kita perlu melakukan pencegahan dengan baik. Meski baru sebatas gejala, namun sudah memberikan cukup banyak penderitaan bagi mereka yang telah terinfeksi tipes. Jadi, sebelum kita terkena derita penyakit ini, alangkah lebih baiknya jika kita mempersiapkan diri dari ancaman bakteri yang datang.

Langkah terbaik dalam mencegah gejala tipes adalah dengan memperhatikan aspek higienitas ketika kita menyiapkan makanan. Orang-orang yang tinggal di kota cenderung tidak memiliki masalah dalam aspek higienitas ini, namun bagi mereka yang berada di pinggiran kota yang sulit mendapatkan air mengalir dan terkena pembuangan limbah, ancaman tipes menjadi lebih besar. Jika anda mendapatkan suatu desa terkena wabah tipes maka kita perlu mengecek apakah semua makanan dan air di desa tersebut telah dipersiapkan dengan baik. Ketika wabah menyerang, membeli air minum kemasan sangat dianjurkan dibandingkan meminum air asli di desa yang kemungkinan besar sudah terkontaminasi.

Selain itu, penggunaan vaksin juga terbilang cukup efektif. Beberapa negara tertentu biasanya mengharuskan para pengunjungnya untuk divaksin terlebih dahulu sebelum mengunjungi negara tersebut. vaksin ini biasanya berisi persiapan panas untuk membunuh organisme jahat. Dengan vaksin ini akan memberikan perlindungan hingga 90 persen, meski beberapa efek samping seperti pembengkakan dan nyeri di tempat suntikan juga bisa terjadi.

Dengan melakukan pencegahan, maka kita akan terbebas dari segala macam bentuk Gejala tipes yang mungkin menyerang. Dan dibandingkan dengan beresiko terkena tipes alangkah lebih baiknya jika kita dapat lebih berusaha menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan tempat tinggal kita.

mencegah gejala tipes

mencegah gejala tipes