Monthly Archives: February 2018

Dampak Polusi Bagi Manusia

Dampak polusi

Dampak Polusi – Manusia menjadi satu-satunya pihak yang berperan dalam pencemaran sekaligus yang merasakan dampaknya.

Banyaknya orang-orang yang tidak bertanggung jawab membuat polusi semakin menjadi dan menjadikannya sebagai salah satu sumber penyakit di dalam masyarakat.

Polusi dikategorikan menjadi 3 golongan.

  1. Polusi Udara

Polusi udara terjadi apabila jumlah atau kudaratrasi polutan (zat pencemar) di udara sudah melebihi baku mutu lingkungan.

Dampak yang ditimbulkan :

  • Apabila akibat kadar karbon monoksida (CO) sudah mencapai batas diluar normal (normal 0,1 ppm, untuk di kawasan industri bisa mencapai 10-15 ppm).

Bisa mengakibatkan pusing/sakit kepala, mual, pingsan, kerusakan jaringan otak, sesak nafas, kematian, gangguan pada kulit hingga gangguan penglihatan.

  • Gas Sulfur Oksida (SO), Nitrogen Oksida (NO), dan Ozon (O3) jika tergabung menjadi satu, ada beberapa dampak yang dapat ditimbulkan; iritasi mata, radang saluran pernafasan, gangguan pernafasan kronis (bronkitis, emfisema dan asma), gangguan pada tumbuhan dan kematian tumbuhan.
  • Adanya materi partikulat, yaitu partikel-partikel yang berukuran kecil seperti serbuk batu bara, serbuk kayu, serbuk batu, serbuk pasir, serbuk kapas dan serbuk asbes. Khususnya banyak ditemukan di daerah industri.

Materi lain yang ditemukan yaitu timbal (pb). Dari zat-zat partikulat tersebut

bisa menimbulkan masalah kesehatan, yaitu seperti radang sampai kanker paru-paru, gangguan jantung, gangguan ginjal, keterbelakangan mental pada anak dan gangguan kesehatan pada hewan.

  1. Polusi Air

Banyak hal yang bisa menjadi pemicu terjadinya polusi air. Biasanya banyak diakibatkan dari limbah pabrik dan akibat peristiwa tidak teduga seperti terbakarnya kapal pengangkut bahan bakar minyak bumi. Zat yang terkandung : Pb, Hg, CO, dan Zn Dampak yang ditimbulkan adalah ekosistem air yang terkontaminasi bisa berpengaruh pada rantai dasar makanan di laut, seperti mahluk Zooplankton dan Fitoplankton. Kandungan oksigen yang berkurang, air menjadi keruh dan alhasil menjadi sumber penyakit seperti malaria atau disentri.

  1. Polusi Tanah

Polusi tanah kebanyakan disebabkan oleh limbah cair rumah tangga, ataupun industri yang belum diolah kembali. Unsur senyawa berbahaya/beracun yang terserap ke dalam tumbuhan, akan masuk kedalam rantai makanan dan mengendap di dalam tubuh konsumen terakhir (termasuk manusia). Penyakit yang di timbulkan berupa kanker kulit, katarak mata, menurunya kekebalan tubuh, bertambahnya penyakit menular.

Tips Menjaga Kesehatan Mata Dengan Baik

menjaga kesehatan mata

Menjaga Kesehatan Mata – Banyak orang yang terkadang lupa untuk merawat kesehatan mata nya sendiri. Meskipun mereka cukup menyadari bahwa mata merupakan salah satu panca indera yang sangat penting peranannya dalam kehidupan sehari-hari. Bayangkan saja, jika seandainya mata kita mengalami gangguan hingga akhirnya membuat kita tidak bisa melihat, apa yang akan ada dalam benak kita masing-masing? Selain itu pula, bertambahnya usia sangat memengaruhi kesehatan mata kita. Untuk itu, menjaga kesehatan mata merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan. Berikut ini tips untuk Anda dalam menjaga kesehatan mata dengan baik!

Tips menjaga kesehatan mata dengan baik

  1. Mengonsumsi buah dan sayur

Cara pertama untuk menjaga kesehatan mata yaitu salah satunya rajin mengonsumsi buah dan sayuran seperti wortel misalnya. Bukan tanpa alasan mengapa kita harus rajin mengonsumsi wortel, sederhana, karena wortel kaya akan beta karoten yang sangat berkhasiat dalam menjaga kesehatan mata. Kandungan antioksidan yang ada di beta karoten sangat membantuk dalam mengurangi risiko terjadinya degenarasi makula pada mata kita. Untuk itu, jangan lupa makan wortel ya?

  1. Tidak menggunakan lensa kontak lebih dari 19 jam

Cara berikutnya untuk menjaga kesehatan mata yaitu dengan tidak menggunakan lensa kontak lebih dari 19 jam. Jika Anda menggunakan lensa kontak lebih dari 19 jam maka hal itu akan mengakibatkan terjadinya kerusakan pada mata Anda. Selain terjadinya kerusakan, memakai lensa kontak dalam waktu yang lama atau lebih dari 19 jam akan membuat mata Anda menjadi tidak nyaman. Tidak hanya lensa kontak, memakai kacamata dalam waktu yang lama pun sangat tidak dianjurkan.

  1. Hindari menggunakan obat tetes mata terlalu sering

Cara selanjutnya yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan mata yaitu menghindari pemakaian obat tetes mata terlalu sering. Menggunakan obat tetes mata bukan sesuatu yang dilarang. Obat tetes mata tetap boleh digunakan, akan tetapi tidak boleh terus-terusan. Sebab, jika Anda terus-terusan menggunakan obat tetes mata maka dampaknya akan sangat tidak baik untuk kesehatan mata Anda.

Itu tadi beberapa cara yang dapat digunakan untuk merawat kesehatan mata Anda. Jangan lupa bahwa menjaga lebih baik daripada mengobati, selagi Anda masih bisa menjaganya dengan baik, maka dijagalah dengan baik.

Baca Juga : http://diabetesandtheheart.com/pola-hidup-sehat-untuk-kesehatan-hari-tua-nanti/