Monthly Archives: April 2014

Penyebab Penyakit Diabetes Melitus

Setelah kita mengenal dan memahami berbagai tipe penyakit diabetes, saatnya untuk kita mengenal dan memahami penyebab diabetes dalam hali ini penyebab diabetes melitus sesuai tipe diabetesnya. Masing-masing tipe diabetes melitus memiliki faktor penyebab dan pemicu yang khas dan tidak bisa dicampuradukkan satu sama lainnya. Mungkin Anda bingung kenapa dan bagaimana bisa orang tua dan anak-anak bisa terkena penyakit diabetes. Berikut ini adalah penyebab penyakit diabetes melitus.

Penyebab Diabetes Melitus Tipe 1

Seperti yang kita jelaskan pada artikel sebelumnya tentang tipe diabetes 1, kita tahu bahwa diabetes tipe 1 ini terjadi karena ketidakmampuan organ pankreas didalam memproduksi hormon insulin. Ketidakmampuan produksi insulin ini umumnya terjadi karena adanya kerusakan pada organ pankreas. Lalu apa penyebab rusaknya organ pankreas ini? Ada beberapa penyebab, diantaranaya:

  1. Karena faktor genetic

Yaitu organ pankreas rusak karena sistem imun tubuh sendiri secara spesifik menyerang dan merusak sel-sel pankreas. Terjadi kesalahan pesan dari sistem imun yang terjadi secara genetik atau faktor turunan. Jadi bila ada keluarga inti Anda terkena diabetes maka, ada kemungkinan untuk Anda berpotensi teridap penyakit diabetes. Namun perlu Anda ketahui bahwa terangsangnya faktor genetik sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan. Jadi selama Anda bisa mengendalikan faktor lingkungan, insya Allah Anda tidak perlu terlalu khawatir. Banyak-banyaklah Anda berdo’a kepada Allah untuk dijauhkan dari penyakit kronis ini.

  1. Infeksi Virus Tertentu

Adanya infeksi virus tertentu pada pankreas sangat berpotensi untuk rusaknya sel-sel pankreas. Akibatnya produksi insulin menjadi sangat terbatas atau bahkan tidak ada sama sekali.

Penyebab Penyakit Diabetes Tipe 2

Berdasarkan penjelasan pada artikel sebelumnya tentang tipe diabetes, kita mengetahui bahwa diabetes melitus tipe 2 terjadi sebagai akibat dari tidak mampunya tubuh untuk memanfaatkan hormon insulin karena telah terjadi resistensi tubuh terhadap hormon tersebut. Organ pankreas pada penderita diabetes tipe 2 ini masih berfungsi normal didalam memproduksi hormon insulin namun hormon yang dihasilkan tidak bisa dimanfaatkan oleh tubuh sehingga gula tidak bisa masuk ke dalam sel dan menumpuk dalam darah. Diabetes tipe 2 ini umumnya terjadi pada kalangan dewasa tidak seperti tipe 1 yang kebanyakannya terjadi pada anak-anak dan remaja. Para pakar kesehatan telah bayak menerangkan bahwa penyeba diabetes tipe 2 ini karena kombinasi faktor genetik dan faktor lingkungan.

  1. Faktor Genetik Atau Turunan

Banyak penderita diabetes tipe 2 memiliki anggota keluarga yang juga mengidap penyakit diabetes tipe 2 atau masalah kesehatan lain yang berhubungan dengan diabetes, misalnya kolesterol darah yang tinggi, hipertensi, atau obesitas. Untuk faktor genetik memang sangat sulit untuk dihilangkan. Yang bisa kita lakukan adalah dengan kita mengendalikan faktor lingkungan sebagai faktor perangsang untuk bangkitnya faktor genetik. Selama faktor lingkungan bisa kita kendalikan, insya Allah kita akan terbebas dari penyakit yang mematikan ini.

  1. Faktor Lingkunga

Faktor lingkungan yang sangat mempengaruhi untuk seseorang berpotensial terserang penyakit diabetes adalah pola makan dan pola hidup yang jelek. Pola makan yang terbiasa dengan makanan yang banyak mengandung lemak dan kalori tinggi sangat berpotensi untuk meningkatkan resiko diabetes. Adapan pola  hidup jelek adalah pola hidup yang tidak teratur dan penuh tekanan kejiwaan seperti stres yang berkepanjangan, perasaan khawatir dan takut yang berlebihan dan jauh dari nilai-nilai spiritual diyakini sebagai faktor terbesar untuk seseorang gampang terserang penyakit berat baik diabetes maupun penyakit berat lainnya. Di samping itu aktifitas fising yang rendah juga berpotensi untuk seseorang terjangkit penyakit diabetes. Akan lebih dahsyat lagi ketika semua faktor lingkungan ini bertemu dangan faktor genetik.

Penyebab Diabetes Melitus Tipe 3

Karena tipe ini merupakan gabungan dari tipe 1 dan tipe 3 maka penjelasan akan penyebabnya pun tidak jauh dari penjelasan akan penyebab diabetes tipe 1 dan 2. Itulah sedikit penjelasan akan berbagai penyebab dari penyakit yang sering dikenal penyakit kencing manis ini. Dengan mengetahui berbagai penyebab dari penyakit yang bisa dibilang cukup mematikan ini, makan kita insya Allah bisa melalukan antisipasi sedari dini untuk kita bisa terbebas dari penyakit diabetes ini. Segera tinggalkan pola makan yang tidak sehat dan segera perbaiki pola hidup adalah cara terbaik untuk pencegahan. Jangan lupa juga untuk kita banyak-banyak mendekatkan diri kepada Allah Yang Maha Kuasa untuk menurungkan dan menyembuhkan penyakit. Bergantung dan berlindunglah kepada-NYA.

Gejala Umum Penyakit Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner dapat disebut juga penyakit arteri koroner yang merupakan salah satu penyebab yang paling utama pada kematian di dunia sekarang ini. Maka dari itu sangatlah penting bagaimana untuk mengetahui sejak dini tentang gejala dan penyebab penyakit jantung koroner ini untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Gejala penyakit jantung koroner pada pria berbeda dengan penyakit jantung koroner pada wanita. Statistik telah memberikan gambaran bahwa penyakit jantung koroner yang paling umum terjadi pada orang tua dan pria dibandingkan wanita dengan usia yang sama.

Jantung koroner diakibatkan oleh plak di arteri yang sangat berlebihan membuat saluran arteri ini menyempit sehingga tidak mampu untuk memasok darah dan oksigen ke jantung. Akibatnya aliran darah menjadi terhambat dan orang yang menderita tersebut telah terjangkit penyakit jantung koroner. Jantung koroner juga mengakibatkan rasa nyeri pada dada dan berujung serangan jantung.

Penyakit jantung koroner pada pria berbeda dengan penyakit jantung pada wanita. Sebagai contoh seorang pria akan merasakan nyeri pada bagian dada, sedangkan pada wanita akan sering merasakan lebih cepat lelah dan lemah. Pria yang sedang berusia 40 tahun ke atas memiliki resiko lebih tinggi terkena penyakit jantung koroner dibandingkan dingan wanita. Berikut ini adalah beberapa gejala umum penyakit jantung koroner :

  • Perasaan nyeri yang terdapat pada dada seakan-akan ada sesuatu yang mengganjal di dalam dada dan meremas-remas atau disebut dengan angina.
  • Perasaan terbakar pada bagian dada
  • Sesak nafas Sesak di bagian dada
  • Perasaan mual
  • Sering pusing
  • Mati rasa pada bagian dada
  • Detak jantung tidak teratur dan sering kali cepat

Jika sesorang mengalami angina, gejala di atas akan sering muncul di saat anda melakukan aktifitas fisik seperti oalhraga. Karena tubuh pada saat itu memerlukan banyak pasokan darah dan jantungpun menuntut arteri untuk memasok lebih banyak darah,namun karena plak atau timbunan kolesterol di dalam arteri dan pembuluh darah yang menyempit maka jantung tidak dapat memompa darah dengan banyak. Jika hal tersebut tidak segera ditangani akan membuat pembekuan darah di dalam arteri sehingga menjadi serangan jantung.

Tetap Sehat Di Tengah Kesibukan

pola hidup sehat

pola hidup sehat

Pola hidup sehat tetap harus diterapkan meski dalam keadaan yang super sibuk. Ada beberapa tips yang dapat kita praktekkan agar tetap bugar meski segudang rutinitas membuat kita tidak memiliki waktu yang banyak untuk beristirahat maupun makan dengan cukup. Tetapi Menanamkan kesehatan terhadap tubuh tetap merupakan prioritas utama agar anda dapat melakukan rutinitas dengan baik karena dengan hidup sehat teratur kita dapat melakukan berbagai macam aktivitas yang harus dikerjakan.

Sehat Dengan Konsumsi Teh Herbal

Minum Teh

Minum Teh

Minum teh menjadi salah satu kebiasaan masyarakat Indonesia. Dengan tingginya tingkat konsumsi masyarakat Indonesia terhadap teh, tak sedikit pula ragam teh yang bisa kita temukan, dari mulai teh yang dibuat dengan daun teh, hingga minuman teh yang berasal dari bahan lain, seperti bunga chamomile. Minuman teh berbahan dasar chamomile ini mampu meredakan insomnia atau kesulitan tidur. Kandungan di dalam teh chamomile yang menenangkan ini juga berfungsi sebagai zat anti inflamasi yang bermanfaat meredakan kram saat fase menstruasi pada wanita.

Tanda -Tanda Jantung Tidak Sehat

Jantung merupakan salah satu organ tubuh pada manusia yang sangat vital. Hal ini dikarenakan, fungsi jantung yang merupakan organ pemompa darah yang memompakan darah keseluruh tubuh kita dan darah ini juga yang membawa nutrisi dan oksigen yang akan di distribusikan keseluruh tubuh. Tidak bisa dibayangkan, ketika jantung tersebut sudah tidak berfungsi lagi ataupun tidak sehat lagi.

Sebenarnya ada beberapa tanda-tanda awal bahwa jantung anda sudah dalam kondisi tidak sehat lagi. Ini dapat diketahui dari berbagai gejala-gejala awal yang dapat di tunjukkan oleh beberapa bagian tubuh. Oleh karena itu, tips kesehatan kali ini akan membahas tentang tanda-tanda jantung tidak sehat diantaranya sebagai berikut :

  1. Disfungsi ereksi merupakan tanda jantung anda dalam kondisi tidak sehat. Jadi ketika, anda mengalami gejala disfungsi ereksi, ini merupakan sebuah tanda bahwa jantung anda mengalami masalah yang berkenaan dengan penyakit jantung.
  2. Tanda-tanda awal jantung anda tidak sehat yang kedua yaitu ketika anda mendengkur saat tertidur. Jadi ketika anda mendengkur saat tidur dimalam hari, ini merupakan tanda-tanda jantung anda dalam kondisi tidak sehat.
  3. Tanda-tanda berikutnya yaitu jika anda mengalami sakit pada gusi, gusi bengkak maupun gusi yang berdarah. Jadi gejala-gejala tersebut merupakan tanda -tanda bahwa jantung anda sudah tidak dalam kondisi sehat.
  4. Tanda-tanda yang keempat yaitu jika jika kaki, pergelangan kaki, pergelangan tangan, atau jari-jari anda terasa membengkak. Ini merupakan tanda-tanda bahwa jantung anda dalam kondisi tidak sehat.
  5. Tanda-tanda yang kelima yaitu denyut jantung anda yang tidak teratur. Jadi jika denyut jantung anda tidak teratur ini merupakan sebuah indikasi bahwa jantung anda dalam kondisi tidak sehat.
  6. Gejala awal jantung anda dalam kondisi tidak sehat berikutnya yaitu ada nyeri pada dada dan bahu anda. Jadi ketika anda merasakan nyeri pada pada dada dan bahu anda, ini merupakan indikasi kuat bahwa jantung anda dalam kondisi tidak sehat.
  7. Tanda-tanda awal jantung anda dalam kondisi tidak sehat yaitu jika anda mengalami sesak nafas. Jadi gejala sesak nafas merupakan sebuah sinyal bahwa jantung anda dalam kondisi tidak sehat.

Makanan Untuk Kesehatan Jantung

Berbagai aktivitas yang terlampau sangat  padat berdampak buruk bagi kualitas kesehatan tubuh anda. Hal tersebut seringkali juga mengakibatkan tingkat stres yang anda alami semakin meningkat pula disertai dengan kurangnya aktivitas berolahraga serta kebiasaan memakan makanan yang tidak sehat bagi tubuh anda. Berbagai hal diatas sangat berkontribusi terhadap peningkatan denyut jantung anda. Berbagai makanan sebenarnya dapat membantu menstabilkan denyut jantung anda.

Dengan memiliki denyut jantung yang stabil atau normal, maka kemungkinan kecil kita dapat terkena serangan jantung serta stroke yang dapat berakibat fatal tentunya. Untuk itulah, faktormakanan yang baik untuk jantung memiliki peran penting dalam kesehatan jantung kita. Tips kesehatankali ini akan mengetengahkan sebuah artikel tentang aneka makanan untuk kesehatan jantung anda. Berikut ini adalah makanan untuk kesehatan jantung anda :

  1. Aneka makanan yang berbahan dasar susu sangat baik untuk kesehatan jantung kita. Aneka makanan lainnya seperti keju, tahu, brokoli serta kubis. Ini dikarenakan, berbagai makanan tersebut kaya akan kandungan kalsium yang mampu berperan untuk menstabilkan denyut jantung anda.
  2. Aneka makanan seperti gandum, kurma serta sayuran berdaun hijau juga sangat baik untukkesehatan jantung anda. Ini dikarenakan, berbagai makanan tersebut kaya akan kandungan magnesium yang berperan menstabilkan detak jantung anda pula.
  3. Untuk menjaga kesehatan jantung anda, jantung pun membutuhkan asupan makanan yang banyak mengandung asam lemak omega-3. Aneka jenis ikan seperti tuna, ikan sarden dan tiram merupakan sumber asam lemak omega -3. Kandungan asam lemak omega-3 ini juga dapat kita peroleh pada makanan yang berupa kacang- kacangan seperti kacang kenari.
  4. Denyut jantung yang stabil juga memerlukan asupan makanan yang banyak mengandung kalium. Aneka makanan yang memiliki kandungan kalium yaitu aneka buah-buahan seperti pisang, jeruk, tomat serta alpukat. Makanan lainnya yang banyak mengandung kalium yaitu air kelapa, kacang kedelai serta ikan salmon.

Tahukah anda, aneka makanan berserat juga sangat baik untuk kesehatan jantung anda. Aneka makanan berserat dapat kita temukan pada aneka buah-buahan di sekitar kita seperti buah anggur, kurma, apel serta buah pepaya.

Penyakit Diabetes

Penyakit diabetes adalah suatu kumpulan gejala yang timbul pada seseorang yang disebabkan adanya peningkatan kadar gula (glukosa) darah secara terus menerus (kronis) akibat kekurangan insulin baik kuantitatif maupun kualitatif. Pada mereka yang menderita penyakit kencing manis diabetes, penyebabnya bisa diakibatkan produksi insluin yang kurang (kuantitas) maupun produksinya cukup tetapi kualitasnya yang berkurang. Jika hal ini dialami penderita, maka badan menjadi lemas karena tidak bisa memperoleh energi, tapi kadar gula darahnya meningkat. Tubuh tidak bisa menggunakan glukosa yang ada dalam darah untuk diubah menjadi energi yang dibutuhkan.

Kelebihan glukosa bisa menyebabkan banyak masalah termasuk kekurangan cairan (dehidrasi), kejang dan kadang kala jika tidak diobati bisa menyebabkan pingsan yang disebut dengan koma diabetikum. Komplikasi jangka panjang yang bisa terjadi karena meningkarnya terus menerus kadar gula darah adalah kerusakan pembuluh darah, jantung, ginjal, saraf, dan mata. Penyakit diabetes dapat menyerang siapa saja dengan segala lapisan umur dan sosial ekonomi. Dari berbagai penelitian epidemiologis di Indonesia ditemukan prevalensi DM sebesar 1,5%-2,3% pada penduduk usia lebih dari 15 tahun.

Penyakit diabetes adalah suatu keadaan dimana terjadi kadar gula darah melebihi kadar normal, yaitu gula darah puasa >126 mg/dL. Hal ini dapat diakibatkan oleh gangguan produksi insulin dari pankreas ataupun ketidak mampuan insulin untuk bekerja secara maksimal. Insulin berfungsi untuk membawa gula darah masuk ke dalam hati, otot, dan sel lemak. Jika insulin tidak berfungsu, terjadi pemecahan gula dari hati dan otot yang menyebabkan gula darah meningkat. Gejala penting diabetes adalah polyuria (banyak kencing), polydipsia (banyak minum), polyphagia (banyak makan), namun berat badan menurun.

Banyak orang pada awalnya tidak tahu bahwa mereka menderita diabetes. Di negara maju seperti Amerika misalnya, dari sekitar 16 juta penderita diabetes, hampir 7 juta diantaranya baru mengetahui diri mereka mengidap diabetes setelah mengalami komplikasi di berbagai organ tubuh. Sedangkan di negara-negara Asia, lebih dari 50% (bahkan ada yang mencapai 85%) penderita diabetes mengalami hal yang serupa. Usia di atas 40 tahun, adanya riwayat keturunan diabetes dan badan terlalu gemuk merupakan faktor risiko utama seseorang teekan diabetes.

Pada penderita diabetes, ada gangguan keseimbangan antara transportasi glukosa ke dalam sel, glukosa yang disimpan di hati dan glukosa yang dikeluarkan dari hati. Akibatnya, kadar glukosa dalam darah meningkat. Kelebihan ini keluar melalui urine. Oleh karena itu, urine menjadi banyak dan mengandung gula. Penyebab keadaan ini hanya dua. Pertama, pankreas kita tidak mampu lagi memproduksi insulin. Kedua, sel kita tidak memberi respons pada kerja insulin sebagai kunci untuk membuka pintu sel sehingga glukosa tidak padat masuk ke dalam sel.

Diet Ideal Untuk Penderita Diabetes

Untuk mengatasi diabetes dokter anda atau penasihat diet anda akan menganjurkan diet ideal untuk penderita diabetes.  Diet tersebut tergantung pada beberapa factor yang mencakup kebiasaan makan anda, gaya hidup, usia, jenis kelamin, pekerjaan, kadar kolesterol darah, adanya tekanan darah tinggi, dan beberapa masalah kesehatan lainnya, jika ada.

Beberapa penelitian telah mengidentifikasi bahwa orang gemuk yang mempertahankan berat badannya menggunakan banyak energi dari pada dengan orang dengan berat badan normal. Ini hanya dapat terjadi jika mereka mengonsumsi lebih banyak energi daripada biasanya. Dibawah ini akan dijabarkan beberapa pendekatan yang efektif untuk mengurangi pasokan kalori dan karenanya menurunkan berat badan.

  • Menghitung pasokan dan penggunaan energi anda.

Jika berat badan anda stabil, dokter anda atau penasihat diet anda pertama-tama akan menghitung jumlah pasokan energi harian dengan menggunakan suatu rumus standar.

  • Target berat badan yang diinginkan

Dokter anda akan menganjurkan agar anda berusaha mencapai suatu berat badan dalam rentang yang dapat diterima ketimbang berat badan ideal anda. Rentang ini bisanya dipersiapkan untuk berbagai kelompok umur, jenis kelamin, dan diarahkan pada harapan hidup terpanjang. Kebanyakan spesialis menganjurkan berat badan yang dapat diterima sebagai per body mass index (per index massa tubuh). Anda dapat menghitung indeks massa tubuh dengan membagi berat badan anda dalam satuan kilogram dengan tinggi badan anda dalam satuan meter persegi.

Berat badan anda dianggap normal dan anda akan memiliki risiko masalah kesehatan yang lebih rendah jika indeks massa ubuh anda kurang dari 25. Jika indeks berada antara 25 dan 30, anda dianggap kelebihan berat badan dan berisiko mengalami masalah kesehatan. Jika indeks massa tubuh anda lebih dari 30, berarti anda kegemukan dan berisiko tinggi mengalami masalah kesehatan.

  • Memprediksi rasio penurunan berat badan

Anda dianjurkan untuk menghindari harapan yang tidak masuk akal tentang diet pelangsing tubuh. Penurunan berat badan yang ideal adalah sekitar 1-2 kg per bulan. Anda juga cenderung mempertahankan berat badan dalam waktu yang lebih lama jika anda menurunkan berat badan secara bertahap.

  • Merencanakan diet yang sesuai

Dokter anda akan merekomendasikan diet yang tinggi karbohidrat, tinggi, serat, dan rendah lemak untuk merangsang dan melanggengkan penurunan berat badan. Anda akan tetap kehilangan berat badan dengan diet seperti ini, bahkan jika pasokan kalori total anda tidak menurun. Jika anda tidak mengonsumsi serat yang cukup dalam diet anda, ada resiko peningkatan kadar kolesterol dalam darah, yang pada akhirnya akan memperburuk diabetes.